Sabtu, 28 Desember 2019

Komunikasi Verbal dan Nonverbal, Fungsi Komunikasi dan Estetika Berbicara - Unsur-unsur Komunikasi


Dalam dunia Bisnis, komunikasi termasuk faktor yang penting bagi pencapaian tujuan organisasi. Seseorang pimpinan perusahaan harus berkomunikasi dengan bawahannya, baik dalam suatu rapat kerja ataupun membuat persetujuan berbagai surat-surat bisnis, maupun ketika melakukan negosiasi sehingga mendapatkan kesepakatan berupa kerja sama dengan pihak luar. Demikian juga dengan karyawan, mereka saling berkomunikasi antar teman sejawat, berkomunikasi dengan atasan, bahkan petugas pelayanan melakukan komunikasi dengan pelanggan. Jika jalinan komunikasi berjalan baik, suasana kerja akan menyenangkan, dan citra perusahaan di mata pelanggan pun akan baik. Dengan suasana kerja yang demikian, akan dapat diharapkan hasil kerja yang memuaskan, dan tujuan utam dari organisasi bisnis dapat tercapai.
Komunikasi adalah proses yang melibatkan seseorang untuk menggunakan tanda-tanda (alamiah atau universal) berupa simbol-simbol (berdasarkan perjanjian manusia) verbal atau nonverbal yang disadari atau tidak disadari yang bertujuan untuk memengaruhi sikap orang lain. Secara sederhana, pengertian komunikasi adalah rangkaian proses pengalihan informasi dari satu orang kepada orang lain dengan maksud tujuan tertentu. Komunikasi dapat terjadi dalam bentuk komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal.


1. Komunikasi Verbal
Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain, baik melalui tulisan maupun lisan. Komunikasi verbal dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Berbicara dan Menulis (Speaking and Writing)
Tidak semua pesan dapat disampaikan secara lisan dengan tepat. Pesan yang penting dan kompleks umumnya disampaikan dengan menggunakan tulisan. Tulisan untuk tujuan bisnis dapat berupa surat perjanjian kontrak kerja, laporan kerja maupun memo.

b. Mendengarkan dan Membaca (Listening and Reading)
Pada umumnya orang lebih suka memperoleh atau mendapatkan informasi daripada menyampaikan informasi. Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang terjadi dua arah. Untuk itu, Keterampilan mendengar dan membaca sangat diperlukan.

2. Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal adalah bentuk komunikasi yang menggunakan bahasa isyarat atau bahasa diam (silent language) atau bahasa tubuh (body language). Allan pease (penulis buku-buku psikologi) menguraikan, bahasa tubuh juga terdiri kata-kata, kalimat, dan juga tanda baca. Setiap gerakan tubuh dapat diumpamakan dengan satu kata. Sebagai contoh, mengangguk untuk menyatakan persetujuan, mengepalkan tangan untuk menyatakan kemarahan, dan sebagainya.
Pemberian arti terhadap kode nonverbal sangat dipengaruhi oleh sistem sosial budaya dari masyarakat yang menggunakannya. Misalnya, di Indonesia mengangkat jempol berarti terbaik, tetapi ini berarti tidak senonoh di Italia. Contoh lainnya, di Amerika, membuat lingkaran dengan ibu jari dan telunjuk sementara ketiga jari lainnya berdiri, mengandung arti 'oke', namun di Paris mengandung arti 'kamu tidak berharga', sementara di Jepang dan Filipina isyarat ini berarti 'uang'.
Komunikator yang kreatif tentu saja memiliki beberapa alat komunikasi untuk menyampaikan kata yang membentuk arti, bagaimana mengubah situasi menjadi lebih menarik, memperkuat kata-kata dengan gerak isyarat dan tindakan sehingga mampu menghidupkan suasana. Jika berbicara seseorang hanya mengandalkan kata-kata lisan saja, tanpa disertai dengan ekspresi wajah, gerak tubuh serta penampilan yang lugu atau kaku, tentunya sangat membosankan dan monoton. Tingkah laku nonverbal yang sering mewarnai komunikasi adalah sebagai berikut.
 
a. Kinetik
Perilaku kinetik meliputi gerak tubuh, seperti gerakan badan, gerakan anggota tubuh, ekspresi wajah, dan gerak mata.
b. Paraguistik
Paraguistik adalah jenis komunikasi yang berkaitan dengan cara seseorabng mengucapkan atau menyampaikan pembicaraan dan sekaligus menunjukan keadaan emosi dan sikapnya.
c. Proksemik
Proksemik adalah keterkaitan individu yang berhubungan dengan keadaan diri dalam lingkungan atau ruang, contohnya:

  • Pengaturan perlengkapan ruangan (meja, kursi),
  • Pengaturan posisi tempat duduk, dan
  • Pengaturan jarak antara komunikator dengan komunikan

Fungsi Komunikasi
Fungsi komunikasi secara umum antara lain sebagai berikut.

  1. Informasi, seseorang dapat mengetahui keadaan yang terjadi di luar dirinya melalui kegiatan menyimpan data, fakta, opini dan komentar.
  2. Sosialisasi, menyediakan dan mengajarkan ilmu pengetahuan, cara bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang ada.c. Motivasi, Mendorong seseorang untuk mengikuti kemajuan orang lain melalui apa yang mereka baca, lihat, dan dengar.
  3. Bahan diskusi, komunikasi menyediakan informasi untuk mencapai persetujuan dalam hal perbedaan pendapat yang menyangkut orang banyak.
  4. Pendidikan, Komunikasi membuka kesempatan untuk memperoleh pendidikan secara luas, formal maupun informal.
  5. Memajukan kebudayaan, komunikasi dapat menyebarkan hasil-hasil kebudayaan melalui media massa, aneka program siaran atau penerbit buku.
  6. Hiburan, melalui berbagai macam cara atau media, komunikasi telah banyak dijadikan alat hiburan dalam rumah tangga.
  7. Integrasi, Menjembatani perbedaan antarsuku bangsa maupun antarbangsa  dalam upaya memperkokoh hubungan dan pemerataan informasi. 
Estetika Berbicara
Seorang komunikator harus dapat menggunakan estetika berbicara untuk menarik perhatian lawan bicara/ komunikan. estetika berbicara di antaranya terdiri dari beberapa hal sebagai berikut.
Setiap kata diucapkan dengan jelas dan tepat, Jangan ragu-ragu karena justru akan menimbulkan ketidakjelasan.
Sampaikan materi pembicaraan dengan tidak monoton (berirama). Berikan tekanan pada kata-kata atau kalimat tertentu yang dianggap penting.
Komunikator harus bersemangat dalam menyampaikan materi pembicaraan, sehingga komunikan akan terbawa semangat untuk mendengarkan.
Gunakan nada suara yang cukup terdengar oleh lawan bicara. Hindari menggunakan nada suara yang tinggi ataupun nada suara rendah.
Gunakan ekspresi wajah dan tubuh yang sesuai dengan isi pembicaraan.

Selain yang disebutkan diatas, hendaknya seorang komunikator jangan memotong pembicaraan orang lain dan memonopoli pembicaraan.

Unsur-Unsur Komunikasi

Terdapat beberapa unsur dalam proses komunikasi. Jika salah satu dari unsur tersebut tidak ada, proses komunikasi tidak dapat berlangsung dengan baik. Komunikasi terdiri dari 5 (lima) unsur, yaitu sebagai berikut.

  1. Communicator (komunikator), yaitu orang atau pihak yang mengirim informasi. Sebagai pengirim berita atau pesan, komunikator harus berusaha mengemukakan hal-hal yang terkandung dalam pikirannya dengan baik sehingga pesan mudah dipahami. Komunikator juga harus memerhatikan kepad siapa pesan/berita disampaikan, dengan mempertimbangkan tingkat pengetahuan dan pengalaman pihak penerima pesan.
  2. Communicatee (komunikan), yaitu orang atau pihak penerima pesan. Penerima pesan tentunya harus menafsirkan pesan atau berita yang diterima seperti apa yang dimaksud oleh pengirim pesan.
  3. Messages, yaitu informasi, berita, atau pesan yang dikirim. Isi pesan atau berita harus jelas sehingga yang dimaksud komunikator dapat diterima oleh komunikan. Pesan disampaikan dalam berbagai bentuk, seperti perintah, permintaan, pendapat, saran, atau usul, baik secara lisan maupun tulisan dalam bentuk gambar, kode, dan sebagainya.
  4. Transmits, yaitu prosedur pengirim pesan. Prosedur pengirim pesan adalah proses pengiriman pesan menyangkut sarana dan media yang dipakai dalam mengirim pesan atau berita, tergantung pada jenis dan sifat berita atau pesan yng akan disampaikan.
  5. Responses, yaitu reaksi, umpan balik (feedback), atau tanggapan dari komunikan. Dengan adanya respons dari penerima berita, komunikator dapat mengetahui apakah berita yang dikirim dapat dimengerti oleh komunikan. Sehingga terjadi two ways communication atau proses komunikasi dua arah.
Bagan alur komunikasi

Proses komunikasi pada hakikatnya adalah menyampaikan pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan). Pikiran dapat merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya. Perasaan dapat berupa keyakinan, kepastian, keragu-raguan, kekhawatiran, kemarahan, keberanian, dan sebagainya yang timbul dari lubuk hati.

Rabu, 25 Desember 2019

Contoh Laporan PPL di Departement PPIC PT. Alkindo Naratama Tbk





Praktek Pengalaman Lapangan atau sering disebut PPL adalah kegiatan praktikum perguruan tinggi yang dilakukan mahasiswa dalam melaksanakan praktek di sebuah instansi. kegiatan PPL di pertanggung jawabkan oleh mahasiswa dalam bentuk laporan. Berikut contoh laporan PPL di Departement PPIC di PT. Alkindo Naratama Tbk.



Link Download


Jangan lupa share yah :)

Minggu, 22 Desember 2019

Lembaga Manajemen Keuangan Syariah - Ekonomi Syariah


Manajemen keuangan syariah dari segi lembaganya, meliputi sebagai berikut.

1. Lembaga Keuangan Bank
Keuangan bank merupakan lembaga yang memberikan jasa keuangan yang lengkap, lembaga keuangan bank secara operasional dibina atau diawasi oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia. Adapun pembinaan dan pengawasan dari sisi pemenuhan prinsip-prinsip syariah yang dilakukan oleh Dewan Syariah Nasional MUI. Lembaga keuangan bank terdiri atas berikut ini.

a. Bank umum syariah
Bank umum merupakan bank syariah dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.


Baca juga: Laporan keuangan syariah dan konvensional

b. Bank pembiayaan rakyat syariah

Bank pembiayaan syariah berfungsi sebagai pelaksana sebagian fungsi bank umum, tetapi ditingkat regional dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Pada sistem konvensional dikenal dengan bank perkreditan rakyat. Bank pembiayaan rakyat syaria merupakan bank yang khusus melayani masyarakat kecil di kecamatan dan pedesaan.

2. Lembaga Keuangan Non-Bank
Lembaga keuangan non-bank merupakan lembaga keuangan yang lebih banyak jenisnya dari lembaga keuangan bank, Pembinaan dan pengawasan dari sisi pemenuhan prinsip-prinsip syariah dilakukan oleh Dewan Syariah Nasional MUI. Lembaga keuangan syariah non-bank antara lain sebagai berikut.

a. Pasar Modal

Pasar modal merupakan tempat pertemuan dan melakukan transaksi pencari dana (emiten) dan para penanam modal (investor). Dalam pasar modal yang diperjualbelikan adalah efek-efek seperti saham dan obligasi, artinya jika diukur dari waktunya modal yang diperjualbelikan adalah modal jangka panjang. Pasar modal mencakup underwriter, broken, dealer, guarantor, trustee, custdian, jasa penunjang. pasar modal Indonesia diramaikan juga oleh pasar modal syariah yang diresmikan tanggal 14 maret 2003 dengan aturan pelaksanaan operasionalnya diawasi oleh Bapepam-LK, sedangkan untuk prinsip syariah pasar modal diatur oleh Dewan Syariah Nasional-MUI.

b. Pasar Uang
Pasar uang syariah juga ikut hadir melalui kebijakan Operasi Moneter Syariah dengan instrumen, antara lain adalahh Sertifikan Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS) dengan instrumen Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (IMA) yang operasional diatur oleh Bank Indonesia (BI), sedangkan pemenuahan prinsip syariah pasar uang diatur oleh Dewan Syariah Nasional-MUI.

c. Asuransi
Asuransi syariah (takaful, tadhamun, atau ta'min) merupakan usaha saling melindungi dan juga usaha saling tolong-menolong di antara sejumlah pihak atau orang melalui investasi dalam bentuk aset atau tabarru' yang memberikan pola pengambilan untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah akad. Sesuai dengan syariah artinya tidak mengandung unsur gharar (penipuan), maysir (judi), riba, zhulm (penganiayaan), risywah (suap), barang haram dan maksiat. Perusahaan asuransi syariah, reasuransi syariah dan broken asuransi telah ikut memarakan usaha perasuransian di Indonesia.

d. Dana Pensiun
Dana pensiun merupakan kegiatan mengelola dana pensiun dari pemberi kerja. Dana pensiun di himpun melalui iuran potongan gaji karyawan. Setelah itu dana yang terkumpul oleh dana pensiun diusahakan lagi dengan menginvestasikan lagi ke berbagai sektor yang menguntungkan. Perusahaan yang mengelola dana pensiun dapat dilakukan oleh bank atau lainnya. Dana pensiun syariah di Indonesia, baru hadir dalam bentuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan yang diselenggarakan oleh beberapa DPLK bank dan asuransi syariah.

e. Modal Ventura
Modal ventura merupakan pembiayaan oleh perusahaan yang usahanya mengandung resiko tinggi. Jenis ini relatif masih baru di Indonesia. Didalam usahanya banyak memberikan pembiayaan tanpa jaminan yang pada umumnya tidak diberikan pelayanan oleh lembaga keuangan lainnya. Modal ventura syariah menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip-prinsip syariah.

Minggu, 15 Desember 2019

5 Keuntungan Mengikuti Bimbel atau Bimbingan Belajar

Bimbingan belajar atau disingkat bimbel merupakan pelajaran tambahan diluar jam sekolah yang diberikan orang tua kepada anaknya. Ada banyak cara orang tua memberikan pelajaran tambahan kepada anaknya, ada yang memasukannya ke instansi bimbel, menyewa guru ke rumah, atau pada jaman sekarang ada yang namanya bimbel online. Tujuan bimbel adalah mengasah kemampuan siswa agar lebih memahami materi pelajaran di luar jam sekolah, dan bisa menyelesaikan tugas-tugas dan ujian yang diberikan sekolah dengan baik. Namun mengikuti bimbel tidak gratis, orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengikuti kegiatan bimbel tersebut. Akan tetapi hal itu sebanding dengan keuntungan yang akan di dapat oleh siswa jika mengikuti bimbel. Berikut keuntungan siswa mengikuti bimbel ala peringkat kelas.



1. Selangkah lebih maju dari pelajaran sekolah
Sesuai pengertiannya bimbel merupakan bimbingan belajar atau pelajaran tambahan yang diterima oleh siswa yang artinya pelajaran yang diberikan selangkah lebih maju dari pelajaran yang diajarkan di sekolah. Jika pelajaran di sekolah masih membahas tentang A maka di bimbel akan menuju pembahasan B. Hal ini menjadi keuntungan untuk siswa mendapatkan prestasi dan mendapat predikat juara di kelasnya.


2. Dapat lebih memahami pelajaran
Sama halnya dengan point yang pertama, keuntungan mengikuti bimbel juga dapat memahami pelajaran yang tidak di mengerti di sekolah. Jika siswa mempunyai masalah tentang pelajarannya siswa dapat menanyakan langsung ke guru bimbel agar siswa dapat mengerti tentang pelajaran tersebut.

3. Menggunakan waktu luangnya dengan sangat baik
Keuntungan selanjutnya mengikuti bimbel adalah siswa dapat menggunakan waktu luangnya dengan sangat baik, yang artinya siswa tidak hanya menggunakan waktunya untuk bermain tetapi juga menggunakan waktunya untuk belajar juga. Hal ini pasti menjadi sesuatu yang positif untuk siswa lebih maju, namun orang tua pun harus memberikan waktu juga untuk siswa bermain bersama teman-temannya karena siswa pun membutuhkan hal tersebut untuk berkembang.

4. Mendapatkan teman-teman baru
Mendapatkan teman baru tentunya menjadi sebuah keuntungan untuk siswa, karena teman bisa menjadi tempat yang baik untuk siswa berkomunikasi tanpa adanya keraguan. Pada saat mengikuti bimbel pun siswa akan di hadapkan dengan teman-teman baru yang membantu atau saling tolong menolong dalam masalah pelajaran atau di luar pelajaran. Mendapatkan teman baru mungkin adalah sebuah keuntungan yang sangat besar yang di dapat oleh siswa karena mempunyai banyak teman semakin mudah kita menyelesaikan masalah di sekolah maupun luar sekolah.

5. Lebih dekat dengan guru pengajar
Tidak heran guru pengajar di bimbel selalu akrab dengan muridnya, hal ini mungkin karena sang guru sering bertemu atau berkomunikasi secara langsung dengan muridnya. Hal ini menyebabkan siswa lebih dekat dengan guru pengajarnya.

Itu dia lima keuntungan mengikuti bimbingan belajar, bimbel bukan berarti menjadikan kita orang yang sangat over atau sangat menyukai tentang pelajaran. Namun jadikanlah bimbel sebagai ladang ilmu karena kita jika hidup di dunia tanpa ilmu kita tidak akan menjadi apa-apa. Ada baiknya bagi orang tua mengikutsertakan anaknya mengikuti bimbel karena banyak sekali keuntungan yang akan didapat untuk anaknya ketika mengikuti bimbel tersebut. 

Rabu, 11 Desember 2019

Gempa !! Jangan panik, lakukan hal ini ketika gempa - Tips Pintar

Gempa adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng bumi atau kerak bumi. Gempa bisa datang kapan saja, tidak ada yang bisa memprediksi kapan gempa akan datang. Karena itu, kita perlu mengetahui apa yang harus kita lakukan agar selamat dari bencana tersebut. Berikut beberapa saran:


Sebelum Gempa

1. Mengetahui secara teliti jalan/rute keluar masuk dalam keadaan darurat diimanapun kita berada. Ingat gempa dan musibah lainnya dapat terjadi sewaktu-waktu.
2. Meletakan barang yang lebih berat di tempat yang stabil dan tidak di gantung.
3. Jika mempunyai saluran gas (pipa gas) pastikan tidak terpasang bila tidak dipergunakan. Gempa bisa menyebabkan pecahnya pipa sehingga aliran gas keluar, dan jika terkena api akan menyebabkan kebakaran.

Saat Gempa
1. Jika berada di dalam ruangan, tetaplah tenang. Jangan panik dan tergesa-gesa berlari ke luar. Secepatnya mencari perlindungan di bawah meja atau dekat pintu. Jauhi tempat-tempat yang mungkin menyebabkan luka seperti kaca, pipa gas, atau benda-benda yang bergantung yang mungkin akan jatuh menimpa.
2. Jika berada diluar rumah: menjauhlah atau carilah tempat yang bebas dari bangunan-bangunan, pohon, atau dinding. Jangan memasuki bangunan meskipun getaran gempa sudah berhenti Karena tidak mustahil gempa yang menyebabkan runtuhnya bangunan masih dapat terjadi.
3. Jika berada ditengah keramaian dalam ruang: jangan turut berdesak-desakan mencari jalan keluar. Lebih baik mencari jalan keluar yang aman.
4. Jika berada didalam mobil, tetaplah di dalam mobil sambal kita pinggirkan mobil. Janganlah berhendi di atas jembatan atau di bawah jalan layang. Jika gempa telah berhenti, janganlah langsung melintas jalan layang/jembatan yang membentang sebelum dipastikan kondisinya masih aman.


Setelah gempa
1. Tetap menggunakan alas kaki untuk menghindari pecahan-pecahan kaca atau bahan-bahan yang membahayakan kaki.
2. Periksalah apakah ada luka yang memerlukan perawatan segera.
3. Periksalah aliran/pipa gas untuk mengetahui adanya kebocoran. Jika tercium bau gas usahakan segera menutup sumbernya dan jangan menyalakan api atau merokok.
4. Periksalah kerusakan pada bangunan yang mungkin terjadi.
5. Melihat informasi dari pemerintah untuk mengetahui bahwa kondisi telah dipastikan aman.
6. Bersiaplah menghadapi kemungkinan terjadinya gempa-gempa susulan.

Intinya kita tidak boleh panik ketika terjadi gempa, berpikir tenang dan mencari tempat yang aman untuk menyelamatkan diri. Pada dasarnya kita tidak pernah tahu kapan bencana gempa akan terjadi, tidak ada manusia yang mengetahui atau dapat meramalkan kapan bencana tersebut dapat terjadi. Berdoalah agar kita selalu di lindungi dan diberi keselamatan oleh Allah SWT.

Senin, 09 Desember 2019

Contoh Sumber Daya Laut dan Pemanfaatannya | Geografi




A. Mineral, Organisme, dan Endapan Laut
Mineral laut berasal dari daratan yang dibawa oleh aliran sungai-sungai. Mineral itu antara lain adalah:
  1. Garam, tempat-tempat pembuatan garam dijumpai di pulau Madura dan Rembang.
  2. Kapur, berasal dari karang, globigerine (foraminifera), dan sebagainya.
  3. Kalsium Karbonat, berasal dari sebangsa lumut (pottash)
  4. Fosfat, berasal dari tulang-tulang ikan dan kotoran burung pemakan ikan, dan biasanya untuk pupuk.


Kekayaan flora dan fauna laut sama halnya dengan daratan. Pada umumnya organisme laut dapat dibagi menjadi dua bagian.
  1. Bentos, ialah binatang-binatang laut yang hidupnya di dasar laut. Bentos ini juga dapat pula dibagi menjadi 2 (dua) golongan, yaitu: 1. Bentos sasial, yang hidupnya terikat pada suatu tempat, misalnya tiram, koral, jenis-jenis brochipoda dan sebagainya, dan 2. Bentos vagil, yang bergerak di dasar laut, misalnya landak dan siput laut,  dan lain sebagainya.
  2. Pelagos, ialah organisme yang hidupnya tak tergantung pada dasar laut dan umumnya menjadi penghuni lapisan air bagian atas. Pelagos dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu: (1). Nekton, ialah golongan organisme yang mempunyai alat badan sendiri untuk bergerak sehingga dapat tinggal di daerah tertentu yang menyediakan banyak makanan atau tempat-tempat yang keadaannya baik bagi mereka. Contoh: semua jenis ikan, ubur-ubur, dan sebagainnya. (2). plankton, ialah golongan organisme yang tidak mempunyai alat-alat badan sendiri untuk bergerak. Gerakan mereka tergantung pada arus yang disebabkan oleh angin atau perbedaan suhu. Contoh: jenis-jenis binatang bersel satu seperti radiolaria, foraminifera, dan sebagainya dan tumbuh-tumbuhan bersel satu seperti algae, diatomea, dan sebagainya. Demikian juga binatang bersel banyak yang kecil seperti udang yang kecil-kecil.
Sama halnya dengan di daratan, di lautan pun sedimentasi terjadi terutama berasal dari sisa-sisa organisme yang mati maupun bahan-bahan anorganis. Beberapa jenis endapan lumpur yang berturut-turut dari pantai menuju laut dalam, yaitu:
  1. Endapan lumpur terigen, ialah endapan yang terdiri dari materi-materi halus, terutama materi-materi dari daratan yang dibawa oleh sungai-sungai.
  2. Endapan lumpur globigerina, ialah endapan yang terdiri atas sisa-sisa binatang dan tumbuhan yang sudah mati, terutama terdiri dari kapur berasam arang dan juga asam kersik. lumpur globigerina terdapat di dasar laut yang dalamnya antara 2.000 m s/d 4.000 m.
  3. Endapan lumpur radioloria atau lumpur laut merah, ialah endapan yang sebagian berasal dari hasil-hasil letusan gunung api di dalam laut dan sebagian berasal dari dari sisa-sisa binatang yang amat kecil yang berangka zat kersik. Endapan ini terdapat pada laut dalam (4.000 s/d 7.000 m) dan tidak terdapat kapur atau persenyawaan-persenyawaan kapur.
B. Pemanfaatan dan pelestarian perairan laut
Manfaat wilayah perairan laut dalam kaitannya dengan kehidupan dapat dirinci sebagai berikut.


1. Sebagai prasarana perhubungan dan pengangkutan
Laut merupakan lalu lintas air yang murah, karena hampir tidak diperlukan biaya pembuatan dan pemeliharaan. Melalui laut, bermacam-macam hasil dapat diibawa dari satu pulau ke pulau yang lain. Melalui laut dapat dijalin hubungan timbal balik antara Negara yang satu dengan Negara yang lain, dalam bidang sosial, ekonomi, politik, dan lain sebagainya.


2. Sebagai pembangkit tenaga

Arus laut dapat meringankan tenaga perahu. Dengan adanya arus perahu dapat meluncur dengan tidak usah mengeluarkan tenaga. Selain itu gerak pasang surut air laut juga dapat menimbulkan suatu tenaga listrik.


3. Sebagai lahan perikanan
Hasil-hasil dari laut memberi kehidupan kepada banyak orang. Berbagai jenis ikan, kerang, kepiting, udang, telur penyu, dan lain sebagainya, merupakan hasil-hasil perikanan.


4. Sebagai tempat rekreasi

Contohnya di Maluku, Cilincing, Parangtritis, Ancol, dan lain sebagainya.


4. Sebagai pengatur ikan
Perbedaan sifat fisik air laut dan sifat fisik daratan dapat menimbulkan gerakan udara (angin). Bersama dengan gerakan udara (angin) tersebut, maka uap air laut akan terbawa dan dapat menyejukan atau memanaskan tempat yang dilalui serta dapat menimbulkan turunnya hujan.


6. Sebagai lahan pertanian laut (revolusi biru)

Permukaan laut lebih luas daripada daratan, sehingga prosduksi bahan makanan nabati dari laut akan jauh lebih banyak. Pada waktu ini sedang dikembangkan rumput laut dan spesies plankton yang unggul dan cocok untuk dibudidayakan dalam pertanian laut. Bahkan, dalam era kabinet persatuan (1999) telah dibentuk kementrian yang secara khusus menangani masalah sumber daya laut.


7. Sebagai tempat pertahanan dan keamanan
Laut merupakan tempat pertahanan dan keamanan. Kapal-kapal dapat menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Indonesia dari serangan negara asing.

Minggu, 08 Desember 2019

Aspek Geografi dan penjelasannya | Geografi

1. Oikumene dan Pemukiman
Dilihat secara keseluruhan, geografi itu menelaah oikumene, yaitu bagian dari bumi yang dihuni manusia. Asal kata oikumene adalah oikos yang berarti banyak, misalnya rumah (tempat tinggal), penghuni rumah (keluarga) sampai rumah tangga (kebutuhan hidup penghuninya). Tak heram akhirnya muncul sebutan oikunomia yang menjadi ekonomi, yakni pengetahuan yang bertugas menelaah hal ihwal rumah tangga Negara.


Di dalam geografi sosial, manusia menjadi objek studi, misalnya manusia sebagai penghuni bumi, maka manusia selalu dihubungkan dengan tempat dimana ia bertempat tinggal. Sehubungan itu para ahli geografi meneliti mengapa manusia itu bertempat tinggal di daerah tersebut, misalnya di dataran rendah, di dataran tinggi, dekat pantai, dekat hutan, dekat area pertanian, dan lain-lain.
Geografi dalam membahas pemukiman manusia, objeknya di wilayah perkotaan dan pedesaan. Disini, desa diartikan sebagai wilayah tempat tinggal penduduk hidup dari proses produksi agraris. Adapun kota merupakan konsentrasi penduduk non-agraris yang memiliki daya pakai ruang lebih intensif. Perbedaan fisik antara kota dan desa masih amat jelas nampak di Negara-negara berkembang, tetapi di Negara maju pebedaan tersebut tidak nampak.

2. Pesebaran Penduduk
Permukaan bumi nyatanya tidak didiami oleh penduduk secara merata. Adapun tugas ahli geografi yang khusus adalah memetakan persebaran itu dengan jelas. Hasil suatu sensus pada tahun tertentu disuatu wilayah dapat dipetakan, sehingga seluk-beluk kepadatan wilayah itu dapat dilihat oleh pembaca peta. Dari situ dapat dianalisis mengapa bagian wilayah yang satu lebih padat atau kurang padat dibandingkan dengan yang lain. Ahli geografi ingin mengetahui faktor-faktor manakah yang kiranya mempengaruhi persebaran yang tidak mereka tersebut.
Wilayah lembah-lembah sungai biasanya berpenduduk lebih padat daripada disekitarnya sehingga air merupakan faktor utama. Sementara penduduk kota lebih padat dari pedesaan, demikian pula desa-desa di sepanjang jalan provinsi. Untuk lebih sempurna para ahli geografi menganalisis dengan menggunakan foto udara sebagai alatnya.

3. Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk dinyatakan dalam angka satuan jiwa untuk tiap luas wilayah (kepadatan aritmatik). Di samping itu dapat dinyatakan juga dalam satuan jiwa setiap unit luas tanah perhatian (kepadatan fisiologis); dapat pula dengan satuan jiwa yang hidup dari pertanian untuk tiap unit tanah garapan (kepadatan agraris). Jelas bahwa geografi ingin menunjukan secara khusus relasi antara tanah dengan manusia yang memanfaatkannya. Geografi mempelajari sejauh mana tanah sebagai sumber daya alam dieksploitasi agar dapat didiami manusia secara tetap. Sehubungan itu muncul permaslahan seperti gejala kelebihan penduduk, atau kekurangan penduduk.

4. Perubahan Penduduk
Perbedaan kepadatan penduduk dapat diakibatkan oleh perbedaan dalam hal pertumbuhan penduduk. Diskusi tentang ledakan penduduk di suatu wilayah secara menyeluruh acapkali meremehkan perbedaan antara kelahiran dan kematian menurut bagian wilayah yang bersangkutan. Diskusi demografis tentang pertambahan alami, seringkali meremehkan penelitian secara detail tentang efek-efek dari migrasi antar wilayah.
Geografi kependudukan banyak membantu pada penelaahan demografis suatu wilayah atau Negara. Geografi kependudukan membicarakan masalah penduduk yang bertalian dengan seluk beluk perilaku penduduk.

5. Migrasi Penduduk
Kelebihan penduduk (over population) mendorong terjadinya migrasi keluar. Tekanan penduduk itu memaksa penduduk mencari jalan keluar untuk mempertahankan kelangsungan taraf hidupnya. Kalau tidak dapat pindah tempat tinggal, maka terjadi usaha intensifikasi pertanian, ini pun tak dapat bertahan lama jika kemampuan tanah terbatas.
Migrasi adalah gerakan penduduk dari wilayah yang satu menuju wilayah lain untuk menempatinya secara permanen. Di Indonesia termasuk contoh yang menarik. Bentuk lain dari migrasi yakni berpindah terus mengikuti permusiman (demi tetap terjaminnya sumber daya) untuk akhirnya kembali ke tempat semula. Migrasi ini biasanya dapat ditemui di daerah gurun. Di Indonesia terjadi perpindahan musiman kaum buruh, dari pedesaan ke kota-kota. Jika pekerjaan pertanian sepi mereka mencari pekerjaan di kota. Jenis yang paling baru adalah panglaju harian, mereka terdiri atas penduduk yang bekerja setiap hari di kota dan tidur pulang ke dasa.

Jumat, 06 Desember 2019

Kerajinan yang dibuat untuk tugas mata pelajaran Seni Budaya Keterampilan (SBK)

Seni Budaya Keterampilan (SBK) adalah jenis mata pelajaran yang di ajarkan di sekolah dasar atau sekolah menengah pertama yang sesuai namanya pelajaran ini berfokus kepada Seni, Budaya dan Keterampilan siswa dalam mengembangkan kreatifitasnya. Pendidikan SBK pun menjadi pondasi untuk menyelamatkan seni dan budaya warisan nenek moyang Indonesia. 
 

Pada zaman modern seperti sekarang ini seni dan budaya sering dianggap kuno, sehingga para generasi pada zaman sekarang enggan mempelajari seni dan budaya asli Indonesia. Ini merupakan hal yang harus di perhatikan oleh pemerintah dalam menangani masalah ini. Jangan sampai generasi sekarang tidak tahu atau bahkan tidak pernah mendengar salah satu seni dan budaya Indonesia. Pada pelajaran SBK guru sering memberikan tugas kerajinan kepada siswanya hal ini untuk mengasah kemampuan dan kreatifitas siswanya. Berikut beberapa jenis kerajinan yang biasa di buat siswa untuk tugas SBK.

1. Anyaman
Sekitar tahun 2000an anyaman menjadi kerajinan paling sering di pakai oleh guru untuk tugas pelajaran SBK, karena bahan-bahan yang lebih gampang dicari dan harga yang sangat terjangkau, hanya dengan bermodalkan kertas warna kita bisa membuat kerajinan anyaman dengan berbagai motif sesuai dengan kita inginkan. Tidak mudah juga untuk membuat motif anyaman butuh keahlian khusus untuk membuatnya.


2. Mengecat kendi
Mengecat kendi menjadi salah satu tugas pelajaran SBK, biasanya pihak sekolah membeli kendi yang sudah jadi dan nanti akan di warnai oleh siswa. Kerajinan ini biasa di tugaskan untuk siswa sekolah dasar dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 karena lebih bisa mengasah kemampuan berpikir dan kreatifitas siswa.

3. kerajinan dari tanah liat
Banyak kerajinan dari tanah liat salah satunya adalah kendi yang tadi dibahas, namun jika tadi siswa hanya di suruh untuk menggambar kendi namun kali ini siswa lebih di arahkan membuat suatu bentuk atau kerajinan dari tanah liat. Bisa membuat bentuk benda seperti asbak, kendi atau menjadi bentuk hewan dan lain-lain.

4. Melukis
Melukis menjadi tugas pelajaran SBK yang paling populer dan paling di gemari oleh siswa, dengan melukis siswa lebih bisa mengekspresikan perasaannya dan melatih kreatifitas dalam seni menggambar. Kegiatan melukis biasa dilakukan diatas buku gambar atau di atas canvas untuk selanjutnya dinilai oleh guru yang bersangkutan.

5. Origami
Sebenarnya origami jarang di jadikan sebagai tugas pelajaran SBK karena terlalu monoton dan bahan yang digunakan pun cepat rusak dan sobek apabila di lakukan oleh siswa sekolah dasar. Namun kerajinan ini tingkat kesulitannya cukup agak rumit, lipatan yang tidak pas dapat merubah hasil akhir menjadi bentuk yang tidak kita inginkan.

Itu dia jenis kerajinan yang biasa di lakukan untuk tugas mata pelajaran Seni Budaya Keterampilan (SBK). Dari beberapa tugas diatas pasti pernah kalian lakukan dan mungkin tau tingkat kesulitannya seperti apa. Namun apapun hasilnya sebagai guru tidak boleh menghina ataupun menjelekan hasil karya siswanya dan juga harus memberikan motivasi yang baik untuk siswanya untuk berkembang dan berkreasi. Dan guru juga harus mengajari siswanya budaya asli Indonesia agar budaya kita tidak hilang dan selalu diingat, karena budaya kita merupakan harta kita yang paling berharga.

Senin, 02 Desember 2019

KULIAH atau KERJA, Baca ini biar tidak bingung

Sebagai siswa yang baru lulus dari jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK) tentunya pasti memikirkan harus ngapain lagi sih ketika sudah lulus?? Siswa kadang merasa bingung apakah harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau langsung terjun ke dunia kerja. Namun kebanyakan siswa lebih memilih untuk langsung bekerja.

Ada beberapa alasan kenapa siswa lebih memilih langsung terjun ke dunia kerja dari pada melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, salah satu alasannya yaitu dalam segi biaya yang cukup mahal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sehingga menyulitkan siswa untuk menempuh jenjang tesebut. Agar siswa tidak bingung mau kuliah atau kerja mari kita bahas di tips ala peringkat kelas berikut.


Kuliah merupakan jenjang pendidikan yang dapat di tempuh oleh siswa jika telah lulus pendidikan SMA/SMK. Kuliah tidak diwajibkan, siswa bisa berhenti menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK saja sesuai dengan peraturan pemerintah yaitu wajib belajar sembilah tahun. Panggilan untuk yang berkuliah sudah bukan siswa lagi tapi sudah menjadi mahasiswa yang mana “maha” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sangat;amat;teramat yang berarti mahasiswa adalah jangkauan paling besar dalam peran siswa. Dalam pembelajarannya mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis dan bisa menjadi teladan di kehidupan bermasyarakat. Sikap atau attitude seorang mahasiswa tentunya berbeda dengan orang yang berhenti di jenjang pendidikan SMA/SMK, pandangan masyarakat pun pasti berbeda. Masyarakat cenderung lebih mempercayai orang dengan pendidikan lebih tinggi karena ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapat tentunya lebih banyak. Untuk menempuh jalur pendidikan kuliah tentunya tidaklah mudah, mulai dari tugas-tugas yang diberikan oleh dosen, kegiatan luar kampus atau mengerjakan tugas akhir yaitu skripsi. Tidak sedikit mahasiswa yang tidak kuat menjalankan proses perkuliahan dan memutuskan untuk berhenti berkuliah. Namun jika terus dilakukan maka hal itu akan sebanding dengan apa yang akan di dapat nanti ketika telah lulus.

Bekerja merupakan hal yang dilakukan orang untuk mendapatkan penghasilan, para lulusan SMA/SMK berlomba-lomba memasukan lamaran untuk mendapatkan pekerjaan. Ada beberapa alasan para siswa lebih memilih untuk bekerja salah satunya untuk membantu perekonomian keluarga, namun ada juga yang ingin menabung untuk biaya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Yang jadi masalah untuk para siswa yang langsung bekerja adalah kanyaman yang membuat mereka lupa tujuan mereka. Yang tadinya bertujuan untuk mencari biaya untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, akan tetapi lupa dengan tujuan tersebut sehigga tidak tercapai karena terlalu nyaman bekerja. Salah satu keuntungan dari bekerja adalah mendapatkan penghasilan yang membuat kita bebas ingin membeli apapun yang kita inginkan. Namun sekarang siswa bisa melanjutkan kuliah sambil bekerja, tentunya ini bisa menguras lebih banyak tenaga karena jadwal yang sangat padat yang harus ditempuh. Kampus menamakan ini sebagai kelas karyawan, yang artinya seorang pekerja bisa mengikuti jam kuliah diluar jam bekerja. Kuliah sambil bekerja ini tidak mudah dilakukan, siswa harus bisa mengatur waktu dengan sangat baik dan tepat, kesalahan dalam mengatur waktu dapat berdampak pada tugas-tugas dan tanggung jawab sebagai pekerja dan sebagai mahasiswa. 

Jika masih bingung ingin kuliah atau bekerja, penulis sarankan untuk berkuliah saja jika memang ada biaya untuk melaksanakan pendidikan tersebut. Kenapa seperti itu, karena berkuliah saja kita dapat lebih fokus mendapatkan materi dan lebih fokus berpikir pada satu titik, tidak memikirkan hal yang lain-lain. Sehingga ilmu yang didapat bisa kita serap dengan maksimal, berbeda dengan kuliah sambil bekerja, biasanya mahasiswa kurang fokus terhadap materi yang diberikan karena pikiran dan tubuh yang lelah karena pulang bekerja. Namun itu menjadi pilihan yang lebih baik ketimbang baru lulus lalu bekerja, karena walaupun bekerja membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berkembang atau malahan tidak berkembang sama sekali. Misalkan pekerja operator akan tetap menjadi operator. Berbeda dengan siswa yang mempunyai pendidikan lebih tinggi, jabatanpun akan lebih tinggi dan penghasilan yang di dapat pun akan lebih tinggi ketimbang pekerja dengan lulusan SMA/SMK.